Minggu, 09 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Hidup Sehat Tanpa Miras
Miras atau minuman keras, biasa kita kenal dengan air api. kenapa dikatakan air api?, karena setetes minuman keras seperti semua sistem pencernaan terasa terbakar. Teralalu banyak takaran dan jenis miras namun, semua jenis itu tida bermanfaat. sehiinggakita harus menyadari akan semua hal itu. dan bukti fakta telahmembuktikan bahwa miras itu hanyalah merugikan tubuh kita.
Didalam miras ada yang di sebut dengan Etanol dan Etanol adalah bahan psikoaktif dan mengkonsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. sehingga kenapa manusia mengonsumsi miras pada mabuk.
Etanol, disebut juga etil alkohol, alkohol murni, alkohol absolut, atau alkohol saja, adalah sejenis cairan yang mudah menguap, mudah terbakar, tak berwarna, dan merupakan alkohol yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Senyawa ini merupakan obat psikoaktif dan dapat ditemukan pada minuman beralkohol dan termometer modern. Etanol adalah salah satu obat rekreasi yang paling tua.
Etanol termasuk ke dalam alkohol rantai tunggal, dengan rumus kimia C2H5OH
dan rumus empiris C2H6O. Ia merupakan isomerkonstitusional dari dimetil eter. Etanol sering
disingkat menjadi EtOH,
dengan "Et" merupakan singkatan dari gugus etil (C2H5).
Di Indonesia kebanyakan miras ini di export dari negara lain. Dan ada beberapa produk yang diciptakan oleh masyarakat Indonesia sendiri. Adapun beberapa jenis miras di Indonesia adalah sebagai berikut :
4. Bir
Jadi ada kemungkinan minuman keras ini (miras) yang secara lokal disebut "sopi" sudah diproduksi terlebih dahulu baru kemudian diperdagangkan dengan lebel promosi "tjap tikus".
Pernahkah Anda bertanya kenapa sih saya minum miras ?
Apa sih yang enak dari namanya miras ?
Jawabannya adalah kita dipengaruhi oleh 2 faktor yang pertama faktor external dari diri kita.yaitu dimana kita hudup di kalangan mansyarakat luas diaman mempunyai beragam sikap dan sifat. biasanya kita dipengaruhi oleh orang lain baik teman kita, keluarga kita, ataupun geng yang hobinya mengonsumsi miras. Dan diikat oleh faktor ekonomi, sosial, dan budaya setempat.
Faktor yang kedua adalah faktor Internal dimana keaadaan psikologi kita terganggu. dimana psikologik kita lagi kacau dan disitulah sistem saraf limfatik kita menyuru kita untuk mengonsumsi miras. tapi dengan didorong dari faktor external karena sistem saraf limfatik tidak akan menyuruh lita jika tidak ada sistem saraf lain dan rangsangan yang mendorong sistem saraf pusat (limfatik) untuk memerintahkan sistem saraf lain untuk bekerja.
Pernahkah anda berfikir untuk apa dampak dari miras ini ?
Dampak miras sudah jelas kita lihat di kehidupan sehari - hari.
tapi supaya jelas maka saya uraikan dampaknya;.
sekarang pernahkah anda merasa pengen berhenti mengonsumsi miras ?
saya juga pernah mengonsumsi miras tapi, setelah saya menimbang - nimbang dan mencari manfaatnya namun tidak ada, maka saya coba berhenti untuk mengonsumsi miras. maka tidak ada orang yang tidak bisa berhenti selama dia mempunyai niat yang kuat dan tekad yang kuat pula.
Saya kasih saran coba anda lakukan ini. dengan cara perlahan...
Nah bagaimana.... ?
Sudah ada pertimbangan ?
cobalah memulai hidup baru tanpa miras. Pasti hidup anda akan lebih baik lagi. Dan ingat masalah kita solusinya bukanlah miras dan obat penenang kita bukanlah miras namun solusi masalah kita adalah kita sendiri sebagai individu yang diberikan akal ( otak ) untuk berfikir. Ingat seseorang tidak akan sukses jika kita tidak berusaha menjadi manusia yang lebih baik lagi. jika fikiran anda sudah buntu kama kembali lah bermohon kepada Tuhan yang selalu ada untuk kita.
Didalam miras ada yang di sebut dengan Etanol dan Etanol adalah bahan psikoaktif dan mengkonsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. sehingga kenapa manusia mengonsumsi miras pada mabuk.
Etanol, disebut juga etil alkohol, alkohol murni, alkohol absolut, atau alkohol saja, adalah sejenis cairan yang mudah menguap, mudah terbakar, tak berwarna, dan merupakan alkohol yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Senyawa ini merupakan obat psikoaktif dan dapat ditemukan pada minuman beralkohol dan termometer modern. Etanol adalah salah satu obat rekreasi yang paling tua.
Fermentasi gula
menjadi etanol merupakan salah satu reaksi organik paling
awal yang pernah dilakukan manusia. Efek dari konsumsi etanol yang memabukkan
juga telah diketahui sejak dulu. Pada zaman modern, etanol yang ditujukan untuk
kegunaan industri seringkali dihasilkan dari etilena.
Etanol banyak digunakan sebagai pelarut berbagai bahan-bahan kimia yang
ditujukan untuk konsumsi dan kegunaan manusia. Contohnya adalah pada parfum,
perasa, pewarna makanan, dan obat-obatan. Dalam kimia, etanol adalah pelarut
yang penting sekaligus sebagai stok umpan untuk sintesis senyawa kimia lainnya.
Dalam sejarahnya etanol telah lama digunakan sebagai bahan bakar.
1. Anggur
Anggur
(atau juga populer disebut Wine) adalah minuman beralkohol yang dibuat
dari sari anggur jenis Vitis vinifera yang biasanya hanya tumbuh di area 30
hingga 50 derajat lintang utara dan selatan. Minuman beralkohol yang dibuat
dari sari buah lain yang kadar alkoholnya berkisar di antara 8% hingga 15%
biasanya disebut sebagai wine buah (fruit wine). Anggur adalah minuman yang
populer di banyak negara. Negara-negara yang penduduknya meminum anggur paling
banyak (menggunakan data tahun 2000) adalah: Perancis, Italia, Amerika Serikat,
Jerman, Spanyol, Argentina, Britania Raya, Republik Rakyat Cina, Rusia, dan
Rumania.
Anggur dibuat melalui fermentasi gula yang ada di dalam buah anggur. Ada beberapa jenis minuman anggur yaitu, Red Wine, White Wine, Rose Wine, Sparkling Wine, Sweet Wine, dan Fortified Wine:
Red Wine adalah wine yang dibuat dari anggur merah (red grapes). Beberapa jenis anggur merah yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah merlot, cabernet sauvignon, syrah/shiraz, dan pinot noir. White Wine adalah wine yang dibuat dari anggur putih (white grape). Beberapa jenis anggur putih yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah chardonnay, sauvignon blanc, semillon, riesling, dan chenin blanc.
Rose Wine adalah wine yang berwarna merah muda atau merah jambu yang dibuat dari anggur merah namun dengan proses ekstraksi warna yang lebih singkat dibandingkan dengan proses pembuatan Red Wine. Di daerah Champagne, kata Rose Wine mengacu pada campuran antara White Wine dan Red Wine.
Anggur dibuat melalui fermentasi gula yang ada di dalam buah anggur. Ada beberapa jenis minuman anggur yaitu, Red Wine, White Wine, Rose Wine, Sparkling Wine, Sweet Wine, dan Fortified Wine:
Red Wine adalah wine yang dibuat dari anggur merah (red grapes). Beberapa jenis anggur merah yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah merlot, cabernet sauvignon, syrah/shiraz, dan pinot noir. White Wine adalah wine yang dibuat dari anggur putih (white grape). Beberapa jenis anggur putih yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah chardonnay, sauvignon blanc, semillon, riesling, dan chenin blanc.
Rose Wine adalah wine yang berwarna merah muda atau merah jambu yang dibuat dari anggur merah namun dengan proses ekstraksi warna yang lebih singkat dibandingkan dengan proses pembuatan Red Wine. Di daerah Champagne, kata Rose Wine mengacu pada campuran antara White Wine dan Red Wine.
Sparkling Wine adalah wine yang mengandung cukup banyak gelembung karbon
dioksida di dalamnya. Sparkling Wine yang paling terkenal adalah Champagne dari
Prancis. Hanya Sparkling Wine yang dibuat dari anggur yang tumbuh di desa
Champagne dan diproduksi di desa Champagne yang boleh disebut dan diberi label
Champagne.
Sweet Wine adalah wine yang masih banyak mengandung gula sisa hasil fermentasi (residual sugar) sehingga membuat rasanya menjadi manis.
Fortified Wine adalah wine yang mengandung alkohol lebih tinggi dibandingkan dengan wine biasa (antara 15% hingga 20.5%). Kadar alkohol yang tinggi ini adalah hasil dari penambahan spirit pada proses pembuatannya.
Sweet Wine adalah wine yang masih banyak mengandung gula sisa hasil fermentasi (residual sugar) sehingga membuat rasanya menjadi manis.
Fortified Wine adalah wine yang mengandung alkohol lebih tinggi dibandingkan dengan wine biasa (antara 15% hingga 20.5%). Kadar alkohol yang tinggi ini adalah hasil dari penambahan spirit pada proses pembuatannya.
2. Brendi
Brendi dalam bahasa Inggris: brandy,
berasal dari bahasa Belanda, brandewijn adalah istilah umum untuk minuman
anggur hasil distilasi, dan biasanya memiliki kadar etil alkohol sekitar
40-60%. Bahan baku brendi bukan hanya anggur, melainkan juga pomace (ampas buah
anggur sisa pembuatan minuman anggur) atau fermentasi sari buah. Bila bahan
baku tidak ditulis pada label, brendi tersebut dibuat dari buah anggur asli.
Dalam kebudayaan Barat, brendi adalah minuman yang disajikan sesudah makan. Brendi yang dibuat dari minuman anggur biasanya diberi pewarna karamel untuk meniru warna brendi yang lama disimpan di dalam tong kayu. Brendi dari pomace atau sari buah biasanya langsung diminum tanpa melalui proses pematangan di dalam tong kayu, dan tidak diberi pewarna.
Sejarah atau asal-usul brendi tidak begitu jelas, namun kemungkinan berhubungan dengan perkembangan teknik distilasi. Minuman beralkohol yang diminum orang Romawi dan Yunani kemungkinan teknik pembuatannya berasal dari Babilonia kuno. Brendi yang sekarang dikenal orang, diperkirakan mulai diproduksi sejak abad ke-12, dan menjadi populer pada abad ke-14.
Dalam kebudayaan Barat, brendi adalah minuman yang disajikan sesudah makan. Brendi yang dibuat dari minuman anggur biasanya diberi pewarna karamel untuk meniru warna brendi yang lama disimpan di dalam tong kayu. Brendi dari pomace atau sari buah biasanya langsung diminum tanpa melalui proses pematangan di dalam tong kayu, dan tidak diberi pewarna.
Sejarah atau asal-usul brendi tidak begitu jelas, namun kemungkinan berhubungan dengan perkembangan teknik distilasi. Minuman beralkohol yang diminum orang Romawi dan Yunani kemungkinan teknik pembuatannya berasal dari Babilonia kuno. Brendi yang sekarang dikenal orang, diperkirakan mulai diproduksi sejak abad ke-12, dan menjadi populer pada abad ke-14.
3. Wiski
Wiski dalam bahasa Inggris whisky dari
bahasa Gaelik Skotlandia, atau whiskey dari bahasa Irlandia, fuisce) merujuk
secara luas kepada kategori minuman beralkohol dari fermentasi serealia yang
mengalami proses mashing (dihaluskan, dicampur air serta dipanaskan), dan
hasilnya melalui proses distilasi sebelum dimatangkan dengan cara disimpan di
dalam tong kecil dari kayu (biasanya kayu ek).
Jenis wiski yang dihasilkan bergantung jenis serealia yang dipakai sebagai bahan baku, yakni jelai, malt (jelai yang dikecambahkan), gandum hitam (rye), rye yang dikecambahkan, gandum, dan jagung. Wiski berasal dari bahasa Gaulia untuk "air" (uisce atau uisge). Di Skotlandia disebut uisge-beatha, sedangkan di Irlandia disebut uisce beatha yang berarti "air kehidupan". Keduanya berkaitan dengan bahasa Latin aqua vitae yang juga berarti "air kehidupan". Orang Skotlandia menulisnya sebagai whisky sedangkan orang Irlandia menulisnya sebagai whiskey (ditambah huruf "e").
Jenis wiski yang dihasilkan bergantung jenis serealia yang dipakai sebagai bahan baku, yakni jelai, malt (jelai yang dikecambahkan), gandum hitam (rye), rye yang dikecambahkan, gandum, dan jagung. Wiski berasal dari bahasa Gaulia untuk "air" (uisce atau uisge). Di Skotlandia disebut uisge-beatha, sedangkan di Irlandia disebut uisce beatha yang berarti "air kehidupan". Keduanya berkaitan dengan bahasa Latin aqua vitae yang juga berarti "air kehidupan". Orang Skotlandia menulisnya sebagai whisky sedangkan orang Irlandia menulisnya sebagai whiskey (ditambah huruf "e").
4. Bir
Bir adalah segala minuman beralkohol yang
diproduksi melalui proses fermentasi bahan berpati tanpa melalui proses
penyulingan setelah fermentasi. Bir merupakan minuman beralkohol yang paling
banyak dikonsumsi di dunia dan kemungkinan yang tertua. Selain itu, bir juga
adalah minuman terpopuler ketiga di dunia, setelah air dan teh.
Proses pembuatan bir disebut brewing. Karena bahan yang digunakan untuk membuat bir berbeda antara satu tempat dan lainnya, maka karakteristik bir (seperti rasa dan warna) juga sangat berbeda baik jenis maupun klasifikasinya. Kadar alkohol bir biasanya berkisar antara 4 dan 6% abv (alcohol by volume; alkohol berdasarkan volume), meski ada pula yang serendah kurang dari 1% abv maupun yang mencapai 20% abv.
Proses pembuatan bir disebut brewing. Karena bahan yang digunakan untuk membuat bir berbeda antara satu tempat dan lainnya, maka karakteristik bir (seperti rasa dan warna) juga sangat berbeda baik jenis maupun klasifikasinya. Kadar alkohol bir biasanya berkisar antara 4 dan 6% abv (alcohol by volume; alkohol berdasarkan volume), meski ada pula yang serendah kurang dari 1% abv maupun yang mencapai 20% abv.
5. Vodka
Vodka
(bahasa Polandia: wódka; bahasa Rusia: во́дка; bahasa Ukraina: горілка,
horilka; bahasa Belarus: гарэлка, harelka) adalah sejenis minuman beralkohol
berkadar tinggi, bening, dan tidak berwarna, yang biasanya disuling dari gandum
yang difermentasi. Banyak yang menduga bahwa kata Vodka merupakan turunan dari
kata bahasa Slavia "voda" (woda, вода) yang berarti "air,"
meskipun banyak pendapat-pendapat lain.
Kecuali untuk sejumlah kecil perasa, vodka mengandung air dan alkohol (etanol). Vodka biasanya memiliki kandungan alkohol sebesar 35 sampai 60% dari isinya. Vodka Rusia klasik mengandung 40% (80° kandungan murni), angka tersebut dirumuskan oleh ahli kimia terkenal Rusia, Dmitri Mendeleev. Menurut Museum Vodka di St. Petersburg, Rusia, Mendeleev berpendapat bahwa kandungan yang sempurna yaitu 38%, tetapi karena minuman beralkohol pada waktu itu dikenakan pajak berdasarkan kandungan alkoholnya, persentasenya dinaikkan menjadi 40 untuk mempermudah penghitungan pajak.
Vodka merupakan bahan dasar dari sejumlah minuman populer, di antaranya Bloody Mary, Bullshot, dan Vodka Martini (juga dikenal sebagai Vodkatini), sebuah dry martini yang dibuat dengan vodka, bukan gin.
Kecuali untuk sejumlah kecil perasa, vodka mengandung air dan alkohol (etanol). Vodka biasanya memiliki kandungan alkohol sebesar 35 sampai 60% dari isinya. Vodka Rusia klasik mengandung 40% (80° kandungan murni), angka tersebut dirumuskan oleh ahli kimia terkenal Rusia, Dmitri Mendeleev. Menurut Museum Vodka di St. Petersburg, Rusia, Mendeleev berpendapat bahwa kandungan yang sempurna yaitu 38%, tetapi karena minuman beralkohol pada waktu itu dikenakan pajak berdasarkan kandungan alkoholnya, persentasenya dinaikkan menjadi 40 untuk mempermudah penghitungan pajak.
Vodka merupakan bahan dasar dari sejumlah minuman populer, di antaranya Bloody Mary, Bullshot, dan Vodka Martini (juga dikenal sebagai Vodkatini), sebuah dry martini yang dibuat dengan vodka, bukan gin.
6. Sampanye
Sampanye
adalah minuman anggur putih bergelembung yang dihasilkan di kawasan Champagne
di Perancis, sekitar 90 kilometer di timur laut Paris. Reims adalah salah satu
wilayah penghasil sampanye yang terkenal. Umumnya terbuat dari anggur pinot
noir, sampanye yang berkualitas bagus mempunyai warna kekuningan. Sampanye
biasanya hanya diminum pada acara-acara khusus seperti perayaan tahun baru dan
sering pula terlihat pada perayaan kemenangan kejuaraan olahraga seperti
Formula 1, di mana sang pemenang di podium membuka sebotol sampanye dan
menyemprotkan isinya.
7. Jagermeister
Jägermeister (bahasa Jerman untuk
"pemburu profesional") adalah sejenis liqueur dengan kandungan
alkohol 35% dengan rasa herbal. Minuman ini dibuat menggunakan 56 sari
tumbuh-tumbuhan. Dari 56 sari tumbuhan yang dikandungnya, 50 diketahui
sedangkan yang enam masih tetap dirahasiakan. Jägermeister adalah produk utama
dari Mast-Jägermeister AG yang berpusat di Wolfenbüttel, sebelah selatan
Braunschweig, Jerman. Perusahaan ini didirikan pada 1878 oleh Wilhelm Mast.
Pada 1934, resep liqueur ini dikembangkan, dan pertama dijual sebagai obat
untuk mengobati segala penyakit dari batuk sampai masalah pencernaan. Mulai
tahun 1970-an, produk ini diekspor ke 60 negara. Di Amerika Serikat, produk ini
dipromosikan oleh Sidney Frank dengan bantuan beberapa band heavy metal seperti
Metallica dan Slayer.
8. Sake
Quote:Sake
(diucapkan "SA-KE") adalah sebuah minuman beralkohol dari Jepang yang
berasal dari hasil fermentasi beras. Sering juga disebut dengan istilah anggur
beras. Penjabaran tertulis tentang proses pembuatan sake tercantum dalam buku
pertama sekitar tahun 700 setelah Masehi. Di Jepang, kata "sake"
berarti "minuman beralkohol". Di beberapa wilayah regional dapat
memiliki arti yang lain. Di Kyushu Selatan, sake berarti minuman yang disuling.
Di Okinawa, sake merujuk ke shōchu yang terbuat dari tebu. Sake memiliki aroma
yang mirip dengan tape beras.
9. Rum
Rum (rhum)
adalah minuman beralkohol hasil fermentasi dan distilasi dari molase (tetes
tebu) atau air tebu yang merupakan produk samping industri gula. Rum hasil
distilasi berupa cairan berwarna bening, dan biasanya disimpan untuk mengalami
pematangan di dalam tong yang dibuat dari kayu ek atau kayu jenis lainnya.
Produsen rum terbesar di dunia adalah negara-negara Karibia dan sepanjang
aliran Sungai Demerara di Guyana, Amerika Selatan. Selain itu, pabrik rum ada
di negara-negara lain di dunia seperti Australia, India, Kepulauan Reunion.
Rum terdiri dari berbagai jenis dengan kadar alkohol yang berbeda-beda. Rum putih umum digunakan sebagai pencampur koktail. Rum berwarna cokelat keemasan dan gelap dipakai untuk memasak, membuat kue, dan juga pencampur koktail. Hanya rum berkualitas tinggi saja yang biasa diminum polos tanpa pencampur atau ditambah es batu (on the rocks). Rum memegang peranan penting dalam kebudayaan orang-orang di Hindia Barat, dan dikenal sebagai minuman perompak dan Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
Rum terdiri dari berbagai jenis dengan kadar alkohol yang berbeda-beda. Rum putih umum digunakan sebagai pencampur koktail. Rum berwarna cokelat keemasan dan gelap dipakai untuk memasak, membuat kue, dan juga pencampur koktail. Hanya rum berkualitas tinggi saja yang biasa diminum polos tanpa pencampur atau ditambah es batu (on the rocks). Rum memegang peranan penting dalam kebudayaan orang-orang di Hindia Barat, dan dikenal sebagai minuman perompak dan Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
10. Absinthe
Absinthe
adalah minuman beralkohol yang diberi perisa adas atau anise dan dibuat dari
apsintus atau wormwood. Minuman ini dibuat dengan mendistilasi alkohol dengan
daun-daunan seperti adas, fennel, apsintus, ketumbar, daun dittany, hisop,
juniper, dan pala. Absinthe pertama kali dibuat pada 1792 oleh Pierre Ordinaire
yaitu seorang dokter Perancis yang tinggal di Swiss. Pada awalnya, tujuan ia membuat minuman
ini adalah sebagi obat karena apsintus dikenal dapat menyembuhkan
penyakit.Kandungan alkohol pada absinthe mencapai 68%. Karena kandungan alkoholnya
yang tinggi dan telah menyebabkan efek yang berbahaya bagi peminumnya maka
absinthe pernah dilarang di banyak negara selama beberapa tahun. Karena
dilarang maka banyak orang yang mencoba membuat absinthe sendiri. Hal tersebut
bahkan lebih berbahaya karena pembuatan absinthe yang tidak hati-hati dapat
menyebabkan kematian bagi siapapun yang meminumnya sebab penggunaan apsintus
yang terlalu banyak dapat mengandung racun. Saat ini, absinthe sudah tidak lagi
dilarang untuk dikonsumsi.
11. Tuak
11. Tuak
Tuak
adalah sejenis minuman beralkohol Nusantara yang merupakan hasil fermentasi
dari nira, beras, atau bahan minuman/buah yang mengandung gula. Tuak adalah
produk minuman yang mengandung alkohol. Bahan baku yang biasa dipakai adalah:
beras atau cairan yang diambil dari tanaman seperti nira pohon enau atau nipah,
atau legen dari pohon siwalan atau tal, atau sumber lain. Kadar alkohol tuak di
pasaran berbeda-beda bergantung daerah pembuatnya. Tuak jenis arak yang dibuat
di pulau Bali yang dikenal juga dengan nama brem bali, dikenal mengandung
alkohol yang kadarnya cukup tinggi.
Beberapa tempat di Pulau Madura dahulu dikenal sebagai sebagai penghasil tuak, namun orang Madura tidak mempunyai kebiasaan minum yang kuat. Saat ini dapat dikatakan sangat sedikit orang Madura yang minum tuak atau arak. Masyarakat Tapanuli (Sumatera Utara), khususnya masyarakat Batak menganggap bahwa tuak berkhasiat menyehatkan badan karena mengandung efek menghangatkan tubuh. Hal yang sama dijumpai pada masyarakat suku Toraja di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, yang memiliki kebiasaan minum tuak. Selain untuk menghangatkan badan, tuak dari pohon enau di Toraja telah menjadi minuman pada ritual-ritual adat. Sehingga setiap pelaksanaan ritual adat sudah pasti tersedia tuak.
12. Ciu
Beberapa tempat di Pulau Madura dahulu dikenal sebagai sebagai penghasil tuak, namun orang Madura tidak mempunyai kebiasaan minum yang kuat. Saat ini dapat dikatakan sangat sedikit orang Madura yang minum tuak atau arak. Masyarakat Tapanuli (Sumatera Utara), khususnya masyarakat Batak menganggap bahwa tuak berkhasiat menyehatkan badan karena mengandung efek menghangatkan tubuh. Hal yang sama dijumpai pada masyarakat suku Toraja di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, yang memiliki kebiasaan minum tuak. Selain untuk menghangatkan badan, tuak dari pohon enau di Toraja telah menjadi minuman pada ritual-ritual adat. Sehingga setiap pelaksanaan ritual adat sudah pasti tersedia tuak.
12. Ciu
Ciu atau
ciu rantai adalah sebutan bagi sejenis minuman beralkohol yang dihasilkan dari
proses fermentasi ketela pohon cair yang terbuang dalam proses pembuatan tapai
(tetes tapai). Minuman ini khas dari Cikakak Ajibarang, Jawa Tengah, Indonesia,
sebuah daerah di sekitar pinggiran kota Banyumas. Minuman ini dikenal
mengandung alkohol dan sangat efektif untuk membuat orang yang meminumnya
mabuk. Ciu sangat populer di Pulau Jawa.
13. Cap Tikus
Nyata sekalipun
penikmat "cap tikus" sangat banyak tapi asal muasal namanya belum
banyak yang tahu.
Dari penelusuran penulis, ada tiga versi tentang
asal usul nama minuman alkohol cap tikus ini.
·
Pertama
Istilah “cap
tikus” muncul ketika pasukan marinir Belanda mulai ditempatkan di
Manado menjelang tahun 1900.
Karena mereka kekurangan minuman keras dari Eropa seperti Bols, Jenever, maka pedagang Cina-Manado membeli
minuman sopi dari penduduk lalu dijual dalam botol dengan
gambar merek seekor tikus, disebut cap tikus.
·
Kedua
Dikisahkan
pada suatu waktu, waranei pasukan rakyat Tondano-Toulimambot
suku Tondano dari pos Papakelan sedang
berpatroli mengawal pantai Timur Minahasa. Mereka kemudian
tergoda untuk berburu anoa hingga
merasa lelah dan kehausan. Saat beristirahat disebuah pohon, ada tetesan cairan dari atas pohon yang
mengenai rambut kepala dan mengalir ke bibir para waranei tersebut. Rasa cairan itu manis dan
menghilangkan dahaga.
Proses
pembuatan cap tikus : Pohon tersebut kemudian dipanjat dan mereka menemukan
mayang pohon yang
terpukul berulang-ulang karena tiupan angin. (we’wel, wine’wel,
we’welen). Pada mayang pohon tersebut
ada bekas cakaran kuku tikus yang tajam yang mengeluarkan cairan. Cairan tersebut kemudian menjadi bahan
dasar untuk membuat saguer, sedangkan “cap tikus” untuk mengenang
pengalaman dan menghormati para waranei yang menemukan
saguer [2]
·
Ketiga
Alasan
ketiga nama cap tikus adalah dari informasi para ‘orang tua’ bahwa pohon yang memberikan air nira/saguer adalah tempat
tikus-tikus pohon (mencari makan).[3]
·
Keempat
Teori spekulasimologi dari
penulis berdasarkan ke tiga informasi diatas, adalah; pohon aren atau saguer adalah
tempat tikus pohon mencari makan karena buah pohon tersebut. Sehingga masyarakat lokalpun pada masa itu tahu bahwa
pohon aren adalah tempat “tongkrongan” tikus- tikus
pohon bukan tikus-tikus berdasi. Ketika suatu masa, menjelang tahun 1900,
pasukan marinir Belanda
kehabisan minuman alkohol, para pedagang dimasa itu, khususnya dari etnis
Tionghoa melihat peluang untuk
menjual sopi sebagai
pengganti.
Maka berdasarkan informasi umum dan popular di masa itu bahwa minuman ini berasal dari pohon tempat tongkrongan para tikus. Maka pedagang membuat merek bergambar cap tikus karena faktor promosi.
Maka berdasarkan informasi umum dan popular di masa itu bahwa minuman ini berasal dari pohon tempat tongkrongan para tikus. Maka pedagang membuat merek bergambar cap tikus karena faktor promosi.
Jadi ada kemungkinan minuman keras ini (miras) yang secara lokal disebut "sopi" sudah diproduksi terlebih dahulu baru kemudian diperdagangkan dengan lebel promosi "tjap tikus".
Demikianlah, berdasarkan cerita tentang para waranei,
kearifan lokal dan data sejarah maka penulis membuat kesimpulan tentang asal
usul nama “tjap tikus”. Semoga kesimpulannya tidak masuk dalam kategori “ngawurlogi”.
Minuman ini telah
menjadi salah satu sumber pendapatan bagi banyak petani dan pedagang sejak dahulu
yang telah berhasil mengubah taraf hidupnya dan mampu membiayai pendidikan
anak-anaknya hingga ke perguruan tinggi. Tapi bagai buah simalakama, minuman
ini juga menjadi kontra produktif ketika banyak penikmat minuman ini menjadi
biang kerok keributan seperti perkelahian atau tindakan kekerasan lainnya.
Ada istilah dikalangan
masyarakat Minahasa tentang takaran mengkonsumsi cap tikus ini.
“Satu sloki tambah darah, dua sloki nae darah, tiga
sloki tumpah darah”.
Artinya, satu sloki atau satu gelas cap tikus akan menambah
darah yang diartikan menambah semangat kerja, karena takaran 0,5% alkohol yang
ada dalam takaran. Kedua sloki berpotensi untuk menjadi seorang yang mudah
tersinggung atau marah, tiga sloki berpotensi terjadinya tindakan kekerasan,
seperti perkelahian.
Jadi istilah tersebut sebenarnya
dapat menjadi masukan bagi seseorang dalam mengkonsumsi cap
tikus. Terlepas dari positif dan negatifnya. Takaran cap tikus inisendiri
tak menentu yaitu ada yang memiliki kadar alkohol yaiitu ada yang 0,5 %, 50 %
alkohol yang terbuat dari pohon aren.
14. Minuman
Oplosan
Di Indonesia sendiri pada saat mulai
berkembangnya teknologi dan era moderen maka di Indonesia sendiri bertambah
minuman keras yang fatal yang ditemukan oleh para anak – anak remaja yaitu
minuman oplosan. Minuman alkohol yang terkenal dengan nama minuman keras
adalah sebuah minuman yang membuat orang mabuk(pusing) kata orang meminumnya
terasa plong bahkan tidak punya beban. Minuman keras oplosan adalah minuman
keras yang ditambahkan suatu bahan-bahan lainnya. Minuman keras memang terasa
kita tidak mempunyai masalah ketika meminumnya namun itu justru berbahaya bagi
kesehatan. Masa muda memang masa penuh dengan tantangan, Selalu ingin mencoba
hal-hal baru terutama menginjak SMP (Sekolah Menengah Pertama).
Disinilah awal anak-anak diuji, awal merokok atau meminum-minuman
keras biasanya berawal kumpul-kumpul, kumpul disini dalam tanda kutip . Awalnya
disuruh mencoba terlebih dahulu diberi dan diberi supaya orang tersebut
kecanduan. Ya kalau sudah kecanduan bagaimana lagi? Ya harus beli bahkan nanti
kita cenderung akan membelikan minuman untuk mereka, dari minuman beralih ke
tingkat lebih tinggi pil ekstasi bahkan ganja. Berikut adalah contoh minuman
keras beserta campurannya atau sering disebut dengan oplosan :
1. Miras dengan minuman berenergi
Untuk mendapatkan cita rasa yang lebih baik, penggemar minuman keras
sering menambahkan suplemen minuman berenergi ke dalam minumannya. Oplosan ini
sering disebut ‘Sunrise’, dan bisa mengurangi rasa pahit pada bir atau rasa
menyengat pada alkohol yang kadarnya lebih tinggi.
Walaupun kadar alkohol menjadi
sedikit berkurang, efek samping yang lain akan muncul dalam pengoplosan ini.
Dikutip dari detikBandung, Jumat (11/6/2010), ahli farmasi dari ITB, Joseph I
Sigit mengatakan bahwa alkohol dan minuman berenergi memiliki efek berlawanan.
Alkohol bersifat menenangkan, sedangkan suplemen berfungsi sebagai stimulan.
Jika digabungkan, efeknya bisa memicu gagal jantung.
2.
Miras dengan susu
Salah satu jenis oplosan yang sering menyebabkan korban tewas adalah
‘Susu macan’ (Lapen), yakni campuran minuman keras yang dicampur dengan susu.
Jenis minuman ini banyak dijual di warung-warung miras tradisional. Gunawan
(nama samaran), salah satu pelanggan warung semacam itu mengakui adanya risiko
keracunan pada susu macan. Ketika dihubungi detikHealth, pria asal Yogyakarta
ini mengatakan bahwa penyebab keracunan umumnya bukan susu melainkan jenis
alkoholnya. Karena umumnya menggunakan alkohol tradisional, maka jenis dan
kadarnya tidak diketahui oleh pelanggan.
3.
Miras dengan cola atau minuman bersoda
Salah satu oplosan yang cukup populer adalah ‘Mansion Cola’, terdiri
dari Vodka dicampur dengan minuman bersoda. Tujuannya semata-mata untuk
memberikan cita rasa atau menutupi rasa tidak enak pada minuman keras. Salah
satu penggemar Mansion Cola adalah Yono (nama samaran), mahasiswa semester
akhir di Yogyakarta. Menurutnya, selama jenis alkohol yang digunakan aman dan
tidak berlebihan maka tidak ada risiko untuk mencampurnya dengan cola ataupun
sari buah. Yono mengaku mengoplos sendiri Mansion Cola sejak tahun 2003, dan
belum pernah menyebabkan jatuhnya korban keracunan.
4.
Miras dengan spiritus atau jenis
miras yang lain
Di warung-warung tradisional, pengoplosan beberapa jenis minuman keras
dilakukan untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Minuman yang harganya mahal
seperti Vodka dicampur dengan spiritus, atau jenis minuman keras lain yang
tidak jelas kandungan alkoholnya.
Jenis alkohol yang aman dikonsumsi hingga jumlah tertentu adalah alkohol
dengan 2 atom karbon atau etanol. Sementara alkohol dengan satu atom karbon
atau metanol umumnya digunakan sebagai pelarut atau bahan bakar, sehingga
sangat beracun jika diminum. Dikutip dari Medschl.cam.ac.uk, 10 mL methanol
cukup untuk menyebabkan kebutaan dan 30 mL akan menyebabkan dampak lebih fatal termasuk
kematian.
5.
Miras dengan obat-obatan
Dengan anggapan akan mendongkrak efek alkohol, beberapa orang
menambahkan obat-obatan ke dalam minuman keras. Mulai dari obat tetas mata,
obat sakit kepala, hingga obat nyamuk. Karena akan meningkatkan aktivitas
metabolisme, efek samping paling nyata dari jenis oplosan ini adalah kerusakan
hati dan ginjal. Efek lainnya sangat beragam, tergantung jenis obatnya.
Apa sih yang enak dari namanya miras ?
Jawabannya adalah kita dipengaruhi oleh 2 faktor yang pertama faktor external dari diri kita.yaitu dimana kita hudup di kalangan mansyarakat luas diaman mempunyai beragam sikap dan sifat. biasanya kita dipengaruhi oleh orang lain baik teman kita, keluarga kita, ataupun geng yang hobinya mengonsumsi miras. Dan diikat oleh faktor ekonomi, sosial, dan budaya setempat.
Faktor yang kedua adalah faktor Internal dimana keaadaan psikologi kita terganggu. dimana psikologik kita lagi kacau dan disitulah sistem saraf limfatik kita menyuru kita untuk mengonsumsi miras. tapi dengan didorong dari faktor external karena sistem saraf limfatik tidak akan menyuruh lita jika tidak ada sistem saraf lain dan rangsangan yang mendorong sistem saraf pusat (limfatik) untuk memerintahkan sistem saraf lain untuk bekerja.
Pernahkah anda berfikir untuk apa dampak dari miras ini ?
Dampak miras sudah jelas kita lihat di kehidupan sehari - hari.
tapi supaya jelas maka saya uraikan dampaknya;.
- Dampak Miras Secara Umum
- · .Merusak Syaraf
Minuman keras atau minuman
beralkohol mengandung zat aditif yang jika dikonsumsi walaupun sedikit akan
mengakibatkan kecanduan yang luar biasa. Bila dikonsumsi secara terus menerus
akan menimbulkan kerusakan syaraf otak yang menyebabkan manusia yang
mengkonsumsinya mudah hilang akalnya, keseimbangannya dan indra perabanya akan
semakin berkurang kepekaannya.
- · Penyakit Jantung
Akibat dalam jangka dekatnya dapat
dirasakan dengan meningkatnya detak jantung, dan juga keadaan jantung juga akan
melemah sehingga tidak dapat bekerja dengan optimal. Sebenarnya ini terjadi
karena minuman keras atau minuman beralkohol dapat merusak sel-sel tubuh dan
juga termasuk sel-sel jantung, akibatnya kinerja jantung akan tidak optimal.
- · Metabolisme Tubuh Terganggu
Bahaya dari akibat minuman keras
adalah merusak fungsi hati, karena hati fungsinya untuk menetralisir racun yang
masuk dalam tubuh maka jika hati sampai rusak akan dapat mengganggu metabolisme
tubuh.
- · Gangguan Jiwa
Yang dimaksud gangguan jiwa bukan
berarti menjadi gila, walau tidak menutup kemungkinan bahwa seorang alkoholik
bisa saja menjadi tidak waras. Gangguan kejiwaan pada alkoholik adalah turunnya
tingkat sosialisasi, menjadi lebih pendiam, selalu ketakutan, gelisah,
konsentrasi menurun, emosional dan mudah tersinggung.
·
Kecerdasan
Menurun
Ada orang yang tadinya pintar
menurun kecerdasannya,ini dikarenakan suka meminum minuman keras. Minuman keras
ini disamping membahayakan bagi kesehatan tubuh, juga membahayakan bagi
kecerdasan otak manusia. Diantaranya mengurangi daya ingat, suka pelupa,
pikiran menjadi buntu.
·
Paranoid
Karena kecanduan, kadang-kadang
peminum sering seperti merasa kepala dipukuli atau tidak tenang. Sehingga
perilakunya menjadi lebih kasar terhadap orang di sekelilingnya.
- 2 dampakk miras dalam dunia ksehatan
·
Kerusakan
Otak danStrok
Gangguan ini akan mengakibatkan perubahan perilaku, seperti bertindak kasar, gampang marah sehingga memiliki masalah dalam lingkungan sekitar.
Perubahan fisiologi seperti mata juling, muka merah dan jalan sempoyongan.
Perubahan psikologi seperti susah konsentrasi, sering ngelantur dan gampang tersinggung. Merusak
Daya Ingat,Kecanduan minuman keras dapat menghambat
perkembangan memori dan sel-sel otak. Dan OEDEMA OTAK atau Pembengkakan dan
terbendunganya darah di jaringan otak. Sehingga mengakibatkan gangguan
koordinasi dalam otak secara normal.Serta STROK atau STROKE adalah penyakit
yang menyerang pembulu darah di otak sebagai system pusat semua jaringan tubuh.
·
Kabur
Penglihatan
Kelainan yang disebabkan oleh
alkohol disebut alcoholic optic neuritis yaitu kelainan yang menyebabkan pada
mata yang lama kelamanaan bisa menyebabkan kebutaan. Karena alkohol menolak
vitamin yang dibutuhkan oleh mata.
·
Gangguan
Percakapan
Karena sistem syaraf di otak sudah
rusak, sikap halusiansi yang timbul serta sikap paranoit yang terjadi akibat alkohol maka seseorangpun
sulit untuk bercaapak-cakap. Kadang ia bercerita ngelantur tak jelas.
·
Pedarahan
Kerongkongan
Pendarahan di kerongkongan atau biasa dikenal
dengan muntah darah. Muntah darah setelah mengonsumsi alkohol terlalu banyak, Mengalami muntah yang berlebihan dalam waktu lama
menyebabkan robeknya pembuluh darah kecil yang terletak di tenggorokan atau
kerongkongan. Kebanyakan alkohol memiliki nilai pH asam. karena kandungan
hidroksil dalam etanol (alkohol murni) sedikit basa.
·
Gangguan
Pernapasan
Jika Anda sering
mengonsumsi alkohol, Anda juga bisa merusak sistem imunitas tubuh Anda. Jika
kekebalan tubuh lemah, organ-organ tubuh akan lebih mudah mengalami infeksi,
terutama infeksi yang paling mudah menular, yaitu lewat pernapasan.
·
Degupan
Jantung Tidak Berkala
Minum terlalu
banyak alkohol dapat menyebabkan jantung melemah, yang dikenal sebagai
kardiomiopati alkohol, atau memicu detak jantung tidak teratur yang
kadang-kadang berakibat fatal, yang dikenal sebagai takikardia ventrikel. Minum
alkohol terlaku banyak juga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan stoke, dan juga dapat menyebabkan
ketergantungan, menurut American Heart Association. Juga meningkatkan risiko
fibrilasi atriuma atau gangguan irama jantung.
·
Luka
Di Dalam Perut ( Lambung )
Alkohol &
Lambung, Simbiosis Parasitisme. Itu adalah faktanya, kami sangat menekankan
untuk tidak merusak lambung Anda dengan minuman api itu. Selain merusak lambung juga dapat menyebabkan kerusakan
terhadap hati, karena hati merupakan salah organ tubuh yang bertugas menawar
racun. Orang yang mengkonsumsi alkohol terus menerus apalagi yang meminum
alkohol murni salah satu dampaknya adalah penekanan pada saraf-saraf orang
tersebut. Efeknya sangat cepat sehingga dapat menyebabkan pengerasan hati
(Chirhosis hepatis).
Kalau
sudah terjadi pengerasan hati maka akan menyebabkan denyut nadi melemah
(intoksikasi). Kalau tidak ditanggani secara cepat maka akan menyebabkan
kematian. Ini sudah terbukti dengan beberapa teman-teman kita yang mengkonsumsi
alkohol murni meninggal ditempat karena tidak cepat dibawah ke rumah sakit
untuk diberi pertolongan pertama.
·
Kerusakan
Hati
Kondisi ini bisa dialami
oleh orang yang mengonsumsi minuman keras dalam jumlah banyak, walau hanya
beberapa hari. Mengonsumsi zat alkohol bisa memicu penumpukan lemak pada hati.
Kondisi ini umumnya tidak menyebabkan gejala. Pengobatan khusus pun tidak perlu
dilakukan karena kondisi hati akan kembali normal jika Anda berhenti
mengonsumsi alkohol selama 14 hari. Karena tidak memiliki gejala, Anda harus
berhati-hati karena sebagian orang yang mengalami perlemakan hati bisa terkena
peradangan hati atau hepatitis.
·
Kelemahan
Otot
Satu atau dua gelas minuman alkohol tidak masalah tetapi lebih dari
itu mempunyai beberapa konsekuensi merugikan, terutama sehabis latihan. Meski
penuh dengan kalori melebihi salad chocolate, bentuk gula di dalam alkohol
tidak bisa dipakai oleh otot-otot Anda dalam waktu singkat untuk proses
pemulihan sehabis latihan. Dan karena Anda sedang mabuk, Anda tidak sadar bahwa
Anda lapar dan tubuh Anda akan berpaling kepada sumber energi yang paling mudah
diambil di tubuh Anda sendiri - serat otot Anda sendiri. Pada titik ini, tubuh
Anda berubah menjadi - kanibal - di mana Anda memakan dari diri sendiri untuk
tetap hidup. Dan efek jeleknya tidak berhenti di situ saja, karena Anda hang
over, alkohol terus mengganggu jalur distirbusi zat gula di tubuh, menghentikan
proses tubuh Anda memberikan nutrisi kepada otot-otot, lalu melemahkan
otot-otot itu, dan akibatnya menunda proses pemulihan anda.
·
Kanser
Usus Kecil
Kanker usus
merupakan penyakit kanker yang cukup mengerikan. Kanker jenis ini ternyata
lebih mudah merusak semua jaringan tubuh.
Ketika mulai tumbuh kanker ini sulit terdeteksi
dan ketika mulai mengganas kanker ini bisa mengerogoti saluran cerna mulai dari
kelenjar getah bening yang ada di leher hingga bagian terakhir yakni anus. Tapi
penyebab kangker usus kecil salah satuhnya adalah mengonsumsi alkohol yang
berlebihan.
·
Luka
Didalam Usus Kecil
Luka ini bisah terjadi kemungkinan
adanya gejalah timbulnya kangker karena
luka yang dipengaruhi oleh bakteri dan juga Zat asam.kemungkinan juga
terjadinya luka karena mengonsumsi alkohol atau Etanol yang terkandung dalam
alkohol.
·
Mati
Pucuk ( Lelaki ) dan Ketidak Suburan ( Wanita )
Menegak
sedikitnya lima minuman beralkohol selama seminggu dapat menurunkan jumlah
sperma pria. Peneliti asal Denmark melaporkan dalam jurnal terbuka.
Menurut
penelitian di India, hampir tiga perempat dari pria yang ketergantungan alkohol
memiliki (setidaknya) satu masalah kesehatan seksual, seperti keinginan seks
rendah, disfungsi ereksi, atau ejakulasi dini. Dan Sebuah studi tentang konsumsi alkohol dan kesuburan wanita yang
dilakukan oleh para peneliti Swedia telah menemukan bahwa wanita yang minum dua
gelas minuman beralkohol sehari dapat menurunkan tingkat kesuburan mereka
hampir 60%.
·
Osteoporosis
Minuman beralkohol
dan rokok ternyata bisa menyebabkan pengeroposan tulang atau osteoporosis. Bila
hal ini terjadi, maka seseorang akan mudah mengalami patah tulang ataupun
bungkuk. Osteoporosis yang dalam bahasa awam disebut pengeroposan tulang adalah
pengurangan kepadatan massa tulang, sehingga mudah terjadi patah tulang.
sekarang pernahkah anda merasa pengen berhenti mengonsumsi miras ?
saya juga pernah mengonsumsi miras tapi, setelah saya menimbang - nimbang dan mencari manfaatnya namun tidak ada, maka saya coba berhenti untuk mengonsumsi miras. maka tidak ada orang yang tidak bisa berhenti selama dia mempunyai niat yang kuat dan tekad yang kuat pula.
Saya kasih saran coba anda lakukan ini. dengan cara perlahan...
- Bicaralah dengan dokter dan bertanyalah apa yang harus anda lakukan terhadap diri anda agar anda mulai menghindari miras.
- . Perlahan-lahan menjauhi dan membuang botol miras dan menggantinya dengan air putih ataupun jus.
- Fikirkan uang yang anda belikan miras itu jika dibelikan makanan ataupun dipakai untuk membantu orang lain itu lebih berguna.4. Fokus dalam diri anda dan fikirkan bahwa jika meminum minuman keras anda akan kembali ke masalah anda dan jika anda menghentikan diri anda untuk mengonsumsi miras maka masa depan yang cerah yang anda ingin capai.5. Bergaulah dengan teman-teman dan lingkungan yang tidak mau berkonsumsi miras.
Nah bagaimana.... ?
Sudah ada pertimbangan ?
cobalah memulai hidup baru tanpa miras. Pasti hidup anda akan lebih baik lagi. Dan ingat masalah kita solusinya bukanlah miras dan obat penenang kita bukanlah miras namun solusi masalah kita adalah kita sendiri sebagai individu yang diberikan akal ( otak ) untuk berfikir. Ingat seseorang tidak akan sukses jika kita tidak berusaha menjadi manusia yang lebih baik lagi. jika fikiran anda sudah buntu kama kembali lah bermohon kepada Tuhan yang selalu ada untuk kita.
Langganan:
Komentar (Atom)


